[read_more id="223901"]Call of Duty Black Ops III dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, PC, PlayStation 3, dan Xbox 360 pada 6 November 2015 mendayang. Untuk PlayStation 3 dan Xbox 360, disunat fitur single-player campaig-nya, dan hanya memiliki multiplayer serta mode Zombies saja. Semoga saja mode Zombies kali ini yang dipromosikan dengan sangat gencar sesuai ekspetasi, jika tidak, bakal membuat gamer PS3 dan X360 makin kecewa. Bicara single player, berikut video trailer lainnya yang dirilis akhir September 2015 lalu, dan memperlihatkan setting modern yang bertolak belakang dari trailer mode Zombies di atas. Prajurit yang diperkuat teknologi Direct Neural Interface (DNI) bakal menjadi karakter kalian, dan para Black Ops tersebut makin hebat, cepat, serta mematikan. Berkat dukungan teknologi tersebut, mereka bisa terus bergerak dan memanfaatkan momentum, terus-menerus tanpa henti, menggunakan boost jump (melompat dengan dorongan tenaga equipment), slide, serta mantling ability, melalui setiap rintangan yang menghalangi langkahnya, sembari masih menjaga kontrol atas senjata. Kabar terbarunya, dalam single payer campaign tersebut, kalian bisa langsung melompati misi-misi awalnya, dan langsung memainkan misi-misi akhirnya lho! Lebih fleksibel, namun entah apakah hal itu bakal merusak kenikmatan bermain single-player / co-op campaign-nya atau tidak. Terutama jika ada gamer usil yang langsung men-spoilerkan apa yang terjadi ketika berhasil menyelesaikan misi terakhir dalam single-player campaign-nya. Official Call of Duty®: Black Ops III - Story Trailer
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Dibalik Mode Zombie Call of Duty Black Ops III, Resident Evil Bernuansa Noir?

Editorial Team
EditorDoni
Follow Us