- Karena penulis cerita kehabisan ide.
- Karena ada permintaan khusus dari editor atau produser.
Seri Belajar Menulis: Menggunakan Filler untuk Mengulur Cerita

Meski sering kali pembuatan alur episode filler dipegang sepenuhnya oleh pihak produksi animasi tanpa melibatkan mangaka terkait
filler, naruto, storywriting, one piece, detective conan" width="800" height="450"/>
target="_blank" >Youtube
dafunda.com
fans
mengisi kekosongan
- Pertama, filler yang digunakan untuk menjelaskan plot hole atau fakta unik tentang sebuah cerita. Filler jenis ini biasanya diceritakan dalam bentuk flashback (kembali ke masa lalu) atau flashforward (bercerita tentang kejadian masa depan) yang masih ada hubungannya dengan plot utama.
- Kedua, filler yang digunakan untuk menceritakan hal-hal ringan yang dapat menurunkan pace cerita. Pada filler ini, biasanya kurang penting untuk diikuti, tetapi bisa menjadi easter egg yang menarik bagi audiens. Contohnya seperti filler tentang makanan kesukaan karakter atau hobi-hobi kecil para karakter yang tak pernah terlihat di plot utama.
Seberapa mudah sih membuat filler? Simak di halaman selanjutnya, yuk!

Subject 09
,
mood
- Filler masih harus beririsan dengan cerita utama, baik secara langsung maupun tidak langsung.
- Proporsi, momen, dan penempatannya harus cermat dan tepat.
fun fact
tempat untuk bernapas

membuat filler sampai berjumlah ratusan episode
Detective Conan juga ternyata merupakan salah satu anime yang memiliki episode filler paling banyak
One Piece juga memanfaatkan episode filler untuk memperkenalkan karakter-karakter baru mereka.
excited
Diedit oleh Fachrul Razi













