Yuk Kenalan dengan Putri Marino, si Cantik yang Berhasil Menyabet Gelar Aktris Terbaik di Ajang FFI 2017

Nama Putri Marino menjadi perbincangan hangat di ajang Festival Film Indonesia 2017. Pasalnya, gadis yang membintangi film Posesif tersebut berhasil menyabet gelar aktris terbaik di film perdananya. Nah untuk itu, yuk kenal lebih jauh lewat lima fakta Putri Marino berikut ini.
Tak ada yang menyangka jika Putri Marino berhasil merebut gelar Aktris Terbaik di ajang FFI. Terlebih film Posesif merupakan aksi perdananya sebagai aktris layar lebar.
[duniaku_baca_juga]
Putri Marino sekaligus mengalahkan beberapa aktris senior sepertiĀ Adinia Wirasti (Critical Eleven), Dian Sastrowardoyo (Kartini), Sheryl Sheinafia (Galih dan Ratna) dan Tatjana Saphira (Sweet 20).
Nah kalau penasaran dengan gadis berwajah cantik ini, yuk kenalan lewat lima fakta Putri Marino berikut ini.
[page_break no="1" title="Seorang Fashion Designer"]

Putri Marino lahir diĀ Medan,Ā Sumatra Utara,Ā 21 AgustusĀ 1993. Namun sulung tiga bersaudara iniĀ tumbuh besar di Bali. Paras cantik Putri Marion tak terlepas dari campuran darah orangtuanya yang merupakan keturuan Bali dan Italia.
Sebelum terjun ke dunia hiburan Tanah Air, Putri dikenal sebagaiĀ seorangĀ fashion designerĀ untuk sebuahĀ retailĀ di Bali. Hingga saat ini, Putri masih kerap mendesain jika ada waktu luang.
[page_break no="2" title="Pembawa Acara My Trip My Adventure"]

Pada tahun 2013, Putri Marino memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Siapa sangka, langkah tersebut menjadi awal karier putri di panggung hiburan.
Putri terpilih untuk menjadi presenterĀ acaraĀ My Trip My Advanture. Di situ, banyak pengalawan baru yang ia temukan, termasuk menikmati hobi menjadi seorang traveller. Hal ini terlihat dari beberapa unggahan di akun Instagram miliknya yang menunjukkanĀ Ā kalau pemeran Lala dalam filmĀ PosesifĀ ini sukaĀ traveling.
[page_break no="3" title="Posesif Menjadi Film Pertamanya"]

Selepas menjadi presenter My Trip My Adventure, karier Putri terus menanjak. Berpasangan dengan Adipati Dolken, Ia pun terpilih membintangi film Posesif arahan sutradara Edwin.
Penampilan apiknya itu berhasil membawa Putri Marino masuk nomiasi Aktris Terbaik di ajang Festival Film Indonsia. Dan siapa sangka, bersaing dengan beberapa aktris senior seperti Dian Sastro danĀ Adinia Wirasti, Putri Marino justru berhasil didaulat sebagai Aktris Terbaik FFI 2017.
[page_break no="4" title="Totalitasnya dalam Berakting"]

Akting memukaunya sebagai Lala tentu tak terlepas dari totalitas Putri dalam berakting. Selain membangun chemistry yang intim bersama Adipati Dolken, Putri Marino juga sampai belajar langsung dari seorang atlet untuk melakukan loncat indah dari ketinggian 10 meter.
Totalitasnya dalam berakting pun terbayarkan lewat penghargaan Aktris Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2017.
[page_break no="5" title="Film Selanjutnya"]

Fakta Putri Marino berikut merupakan proyek selanjutnya dari gadis kelahiran Medan. Ya, bagi kamu yang masih belum puas dengan aktingnya sebagai Lala di film Posesif, Putri Marino akan kembali hadir dalam beberapa film yang akan tayang pada tahun 2017 yakni Jangan Salahkan Tuhan dan Mau Jadi Apa?.
Di film Jangan Salahkan Tuhan, Putri hadir sebagai karakter bernama Eva Meliana Santi, sedangkan dalam film Mau Jadi Apa? Putri Marino tampil sebagai Putri.
[read_more id="345500"]
Nah apakah kamu penasaran dengan akting Putri Marino di film-film selanjutnya?


















