KFC dalam Rise of the Tomb Raider! Jagoan Cantik Kita Ini Juga Jagonya Ayam!

Meskipun bonus ini membuat permainan terkesan tidak serius (dan semoga tidak ada pecinta binatang yang protes karena ayam digunakan sebagai peledak), namun jelas ada kelebihan yang didapatkan Lara Croft selama menggunakannya.Holy Fire Card Pack | Rise of the Tomb Raider | GameStop[read_more id="227586"]Holy Fire Card Pack menjadi bagian bonus pre-order Apex Predator yang hanya kalian dapatkan melalui GameStop. Salah satu perks dalam card pack adalah Chicken Bomb, dimana ayam bisa dilemparkan layaknya bom saja, untuk menghancurkan rintangan atau menghabisi musuh. Hmmm, tinggal cari saus, bisa menjadi KFC tuh ayam, Kroft Fried Chicken! Perk lainnya yang berhubungan dengan api, adalah Blazing Inferno, memberi jagoan kalian anak panah api tak terbatas. Kemudian ada juga Backfire, yang bisa membuat musuh meledak dan terbakar seandainya mereka menyerang dengan serangan melee. Holy Fire lebih keren lagi, bisa membuat musuh meledak ketika mereka dilumpuhkan dengan serangan melee. Apex Predator bukan sekadar perk berisi trik berbasis api itu saja, karena Lara Croft juga bakal terselimuti kostum baru, Predator Skin, dan mendapatkan akses pistol Python Hand Cannon.Selain video yang menyorot mengenai kumpulan perk dalam Holy Fire Card Pack tersebut, kami juga mendapatkan beberapa concept art baru Rise of the Tomb Raider memperlihatkan beberapa bagian setting-nya, yang bisa kalian lihat melalui artikel ini.Kami sudah menjelaskan banyak mengenai game ini Dalam Rise of the Tomb Raider, Lara Croft, seakan menegaskan seperti apa seharusnya aksi yang dijalani seorang “tomb raider.” Setting makam yang penuh jebakan, puzzle, butuh bukan sekadar skill menembak jitu di sini, karena musuhnya adalah lingkungan, alam, dan kondisinya yang ekstrem.[read_more id="212701"]Kalian ditantang untuk bisa selamat melawan medan yang berat, ditampilkan begitu sinematik, selama Lara Croft melakukan misi eksplorasi / penjarahan makam pertamanya untuk mencari tahu misteri keabadian. Selain itu, Rise of the Tomb Raider juga ingin mengenalkan kalian seperti apa asal muasal pribadi seorang Lara Croft itu, yang sebelumnya telah terpaku digambarkan sebagai wanita yang sangat tangguh. Jika dalam prekuelnya yang dirilis tahun 2013 lalu Lara Croft diperlihatkan masih lemah, baru belajar, namun kini dalam Rise of the Tomb Raider, dia sudah lebih matang, dengan perlengkapan yang lebih baik, untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, yaitu menjelajahi makam dan juga kondisi alam yang lebih berbahaya. Bagaimana perlengkapannya kini diandalkan untuk menghadapi longsoran salju, sampai juga untuk mendaki puncak es, hal itulah yang menjadi bagian tantangannya selama permainan.Sejauh ini Rise of the Tomb Raider mendapatkan respon yang sangat baik dari penggemar, dan semoga saja juga melanjutkan sukses prekuelnya yang diklaim mampu terjual 1 juta kopi hanya dalam waktu 2 hari saja. Dan hingga saat ini, Tomb Raider reboot yang Maret 2013 lalu itu telah terjual hinga 8.5 juta kopi. Sama sekali tidak buruk untuk sebuah game reboot yang diterbitkan Square Enix. Dan, ya, ini bukan Final Fantasy XV lho!

















