Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Bicara Game Developer, Bicara Tentang SURVIVE!

Bicara Game Developer, Bicara Tentang SURVIVE!

Dalam seri ketiga artikel Bicara Game Developer ini, kita akan bahas salah satu kunci dari terpublikasinya IP game-mu ataupun bertahannya perusahaan game-mu nantinya, tetapi penulis akan melihatnya dari sudut pandang industri yang lebih besar. Kenapa begitu?

sustainable

revenue

download

marketing

gameplay

story

marketing hype

SURVIVE

Sustain

survive

sustain

game development

Survive

sustain

survive

sustain

resources

effort

Minimum Viable Product

early stage of game business evolution

knowledge

indie, startup

scope

success story

indie

startup

startup

pitching

minimum viable

Lanjut ke halaman 2...

pitch

Daily Active User

Monthly Active User

value

Appstore

ads

source of income

monetize

Business Development Officer

channel

income

bootstrap

art

programmer

ā€œmission impossibleā€Ā 

deadline

pendanaan.

survive

indie

indie

indie

indie

publisher

indie gameĀ developer

indie

publisher

Lanjut ke halaman 3...

Sel

f

-publish?

indie

  1. Batasi Pengeluaran:Ā Jika kamu bisa menjaga biaya hidup minimum, kamu bisa meluangkan waktu yang cukup untuk membuat game-mu. Pendanaan atau funding itu sebenarnya tentang cashflow, jadi jaga pengeluaran tetap rendah. Tetapi tentu saja kita masih butuh sumber pemasukan.
  2. Punya pekerjaan Tetap: Nah ini penting, jika kamu sudah punya pekerjaan tetap yang memadai dengan gaji yang keren, penulis menyarankan tetap bertahan dengan pekerjaanmu dan jangan terburu-buru kena sindrom ā€œGold Rushā€ dan membuangnya begitu saja demi mimpimu. Simpan uang dan kerjakan proyek game di waktu luang saja. Kamu bisa juga memotong waktu bekerjamu (bukan mengajari buat bolos, tetapi bisa dengan datang lebih pagi pulang cepat) sehingga kamu punya waktu ekstra untuk game-mu.
  3. Jualan Jasa: Dengan kata lain, Freelance atau Outsource. Banyak studio indie menyediakan jasa develop game untuk klien. Dengan mendapatkan proyek luar, biasanya bayarannya akan lebih bagus dalam hitungan per-jamnya daripada jika kita bekerja untuk orang. Yang akan memberikan waktu lebih lagi buat proyek game pribadi kita.
  4. Crowdfunding: Jika orang-orang menunggu game-mu (kalau kamu sudah cukup tenar misalnya seperti Toge Productions, Agate, Touchten, Artlogic, atau Mojiken contohnya) kita bisa menawarkan Pre-Order. Kickstarter adalah pilihan yang sedang populer saat ini, meski sebenarnya hal ini bisa dilakukan secara independen juga. Jual versi beta, atau jual idenya (seperti pitch, tapi kamu pitch ide kepada khalayak ramai untuk mendapatkan dana). Kemudian investasikan uangnya kembali untuk melanjutkan pengembangan game.
  5. Pinjaman:Ā Ini adalah ide yang riskan. Bank biasanya was-was jika kita mengajukan pinjaman semacam ini, jadi kamu perlu rencana yang solid. Keluarga bisa membantu, tetapi minta uang ke keluarga dan teman bisa jadi masalah di kemudian hari. Pastikan saja kamu mampu membayar pinjaman itu – jangan pernah mengutarakan janji yang tidak bisa kamu penuhi sendiri.
  6. Cari sumber lain:Ā Ada banyak cara mendapatkan uang. Sponsorship, Pendanaan Pemerintah (yang ini agak riskan juga mengingat prosedurnya yang masih rumit, ada yang bisa bantu?), pendanaan budaya atau seni, atau jual aset berhargamu. Jika kita bisa berpikir kreatif, pasti ada jalan untuk mendapatkan uang untuk memulai proyekmu.
  7. Investor:Ā Sengaja penulis taruh di bagian akhir. Dengan investasi eksternal, sebenarnya kamu telah melepas sebagian kontrolĀ dari bisnismu (ini penting banget buat diinget!). Bagaimanapun, hal ini juga berarti bahwa kamu punya lebih banyak kebebasan untuk mewujudkan visi misimu. Ini adalah pertukaran yang jika di-manage dengan benar, sangat layak dipertimbangkan.

share

take and give.

cashflow

take and give

cancel

revenue

deadline

Just Deal with it!

It’s the right thing to do.

Lanjut ke halaman terakhir...

cashflow.

survive

  • Potong pengeluaran
  • Produk sekunder – Buat beberapa produk yang lebih kecil skalanya untuk dijual, merupakan cara efektif untuk menghasilkan uang ekstra
  • Start Small – Jelas, game yang kamu buat tidak perlu harus langsung besar. Kita tidak perlu Budget AAA untuk mimpi kita, tidak bikin stress, dan bisa belajar lebih cepat.
  • Tetap Siaga – Kita akan perlu membuat keputusan yang berat. Memutus klien dari proyek atau menunda proyek game kita? Selalu INGAT bahwa CASHFLOW adalah penentu.
  • Bangun momentum – Jika kita punya pekerjaan, tetap bekerja sepertinya aman. Pertanyaan serunya adalah: bisa tidak kamu tetap bekerja harian DAN menyelesaikan game-mu? Ini masih pisau bermata dua, tapi jika kamu sudah cukup menyimpan, kadang kamu perlu mengambil resiko.
  • Selalu siap – Bersiaplah untuk yang terburuk dari yang paling buruk. Ada kemungkinan game-mu tidak terwujud. Ketika hari itu tiba, kamu harus memutuskan untuk tetap maju atau just walk away.
  • Selalu lihat ke depan – Track terus proyeksi cashflow Beberapa developer luar menggunakan Excel sheet sederhana untuk meproyeksikan kondisi keuangan proyek beberapa bulan kedepan. Ingat perencanaan itu penting!
  • Buat rencana! – Selalu ingat kenapa kita ingin melakukannya. Jangan bakar uang hanya karena this is the hip thing to do. Buat rencana.
  • Kombinasikan yang terbaik – Tidak ada cara yang benar dalam mengembangkan sebuah game. Seimbangkan saja plus dan minus dari cara kamu. Sesuaikan kombinasinya dengan rencana visi misi yang sudah disepakati.

Tidak Mudah.

hobbyist

Outsource

freelance

publisher

Share
Topics
Editorial Team
Aditya Sumantri
EditorAditya Sumantri
Follow Us

Latest in Geek

See More

Jam Berapa Pendaftaran SNBP 2026 Dibuka? Simak Timelinenya di Sini

13 Feb 2026, 15:12 WIBGeek
Qui deserunt non rep.

Qui deserunt non rep.

01 Okt 2023, 06:10 WIBGeek