[read_more id="167971"]Nexus 6P bahkan melampaui pendahulunya dari Bersama Nexus 5X produksi LG[/caption]Sedangkan [read_more id="217990"]Konfigurasi mesinnya menjadi nilai jual utama. Sedangkan bagian hardware lainnya, sebenarnya sama seperti Nexus 5X. Mulai dari dua speaker stereo di sisi depan, kemudian di sisi belakang kalian masih menemukan sensor kamera, yang meskipun juga menjorok keluar, tetap lebih rapi dibandingkan Nexus 5X. Di bawahnya, ada bidang bulat yang dikelilingi krom warna perak, dan itu merupakan pemindai sidik jari Nexus Imprint, membantu kalian selama menggunakan fitur seperti Android Pay (pembayaran), atau membuka kunci layarnya. Nexus 6P juga menjadi smartphone Nexus pertama Google yang mendukung Project Fi, jaringan mobile milik Google, yang bisa digunakan untuk berkomunikasi melalui koneksi Wi-Fi dan selular.[read_more id="224956"]Fitur kameranya pun sama seperti Nexus 5X. Sensor utamanya kini 12.3 megapixel dengan bukaan lensa f/2.0, yang ukurannya cukup besar, 1.55 µm pixel. Di sebelahnya tampak jelas lampu dual LED flash CRI-90, dan juga IR laser untuk mendukung autofocus. Kalian bakal menemukan konfigurasi tersebut sangat handal untuk aktivitas fotografi di lokasi yang minim cahaya. Melalui kamera utamanya, kalian bisa merekam video berkualitas 4K dan juga slow-motion pada 240 frame per-detik. Sensor utamanya tersebut didukung juga dengan kamera selfie 8-megapixel, yang memiliki bukaan lensa f/2.4, serta didukung ukuran lensa yang besar mencapai 1.4 µm pixel.Lanjut ke halaman 2...[read_more id="221932"]Masih berhubungan dengan hardware-nya, Android 6.0 Marshmallow disebutkan oleh Google memiliki skema manajemen tenaga yang mereka sebut sebgaai Doze, yang fungsinya mengurangi aktivitas aplikasi di background ketika sensor gerakan Android tersebut mendeteksi jika sensornya tidak sedang digunakan oleh pengguna. Menurut Google, cara tersebut mampu memperpanjang ketahanan baterainya secara signifikan. Google menerapkan skema tersebut pada Nexus 6P ini dengan dukungan apa yang mereka sebut sebagai Android Sensor Hub. Prosesor sekunder yang hanya mebutuhkan tenaga sangat kecil untuk menjalankannya, dan tujuannya adalah untuk memonitor pergerakan Nexus 6P ini berhubungan langsung pada sensor seperti accelerometer, gyroscope, fingerprint reader, dan kamera. Silikon tambahan ini bakal mengoperaikan algoritma khusus untuk mengennali aktivitas yang kalian lakukan dengan Nexus 6P, dan memungkinkan untuk menafsirkan aktivitas secara tersendiri dari prosesor utama. Cara tersebut bertujuan agar prosesor utama tidak perlu beroperasi jika aktivitasnya cukup ditangani silikon sekunder tadi.[read_more id="217996"]Satu contohnya, Sensor Hub dan prosesor sekunder mengenali ketika Nexus 6P kalian ambil, dan otomatis memunculkan notifikasi dalam bentuk tulisan putih dengan latak belakang hitam yang tidak membutuhkan tenaga baterai besar. Sampai akhirnya kalian menyalakan layarnya, maka saat itulah prosesor utama yang mengambil alih. Selain itu, algoritma Sensor Hub juga mendukung hardware sensorbatching, fitur yang dikenalkan Google mulai Kitkat dan mengijinkan sensor dalam waktu singkat menunda pengiriman data yang tidak terlalu penting ke OS. Tidak seperti biasanya yang memelukan data terus dikirim ke CPU yang membutuhkan lebih banyak tenaga.Huawei Nexus 6P bakal ditawarkan mulai harga termurahnya dengan storage 32 GB pada $499, atau sekitar Rp. 7,3 jutaan. Dua kali lipat storage tersebut, kalian perlu merogoh kocek hingga $549, atau sekitar Rp. 8 jutaan. Yang tertinggi, pada opsi storage 128 GB, mencapai $649, atau sekitar Rp. 9,5 jutaan. Warna yang tersedia nantinya, Aluminum, Graphite, dan Frost, serta dikabarkan juga bakal ada versi emas tahun depan. Kalian yang tertarik bisa langsung memesan awal Nexus 6P dari Huawei ini melalui Google Store atau toko Spesifikasi Huawei Nexus 6P
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Huawei Nexus 6P, Android Marshmallow Paling Gahar dari Google

Topics
Editorial Team
EditorUrameshi
Related Article
Ruam akibat Smartwatch atau Fitness Tracker? Ini Penyebabnya16 Dec 2025, 10:42 WIB
Review MSI GE62 VR Apache: Laptop Gaming Serba PAS!29 Oct 2025, 15:49 WIB
Ponsel Eksperimen 30 Jutaan? Ini Review Samsung Galaxy Fold!29 Oct 2025, 13:26 WIB
Review Infinix XPAD 20 Pro, Tablet Serba Bisa untuk Kerja dan Hiburan27 Oct 2025, 15:11 WIB
Tinggal tiga pesawat kargo dijadwalkan membawa logistik MotoGP hari in10 Oct 2025, 00:00 WIB
Gionee Elife E7 Menjadi yang Pertama Dengan Snapdragon 800 Versi 2.5 GHz28 Sep 2025, 09:09 WIB
Kolaborasi dengan Kosmetik, Oppo F5 Habis Terjual dalam 2 Menit!15 Sep 2025, 14:50 WIB
duniaku tekno hide28 Jul 2025, 09:16 WIB
Terjebak dan Listrik Mati? 5 Cara Hemat Baterai HP Bila Kebanjiran edi25 Jul 2025, 10:38 WIB
Buat yang Bingung, Begini Cara Bikin Channel YouTube di PC dan di HP!13 May 2024, 16:58 WIB
Enak Buat Kerja! Begini Impresi Hands On Samsung Galaxy Tab S6!19 Feb 2024, 12:00 WIB
Samsung Galaxy A80 Edisi Spesial BLACKPINK Hadir di Indonesia08 Dec 2023, 07:00 WIB
Masih Sering Salah Kaprah, Ini Makna 25 Emoji yang Sebenarnya07 Dec 2023, 20:13 WIB
Klasik! Samsung Siapkan Smartphone dengan Baterai yang Bisa Dilepas02 Oct 2023, 07:00 WIB
Kamu Masih Bisa Gunakan Windows 7 Meski Sudah "Dimatikan" Microsoft14 Jan 2020, 16:45 WIB
Laptop Layar Lipat 30 Jutaan! Lenovo Hadirkan ThinkPad X1 Fold!08 Jan 2020, 22:12 WIB
Ini 5 Negara dengan Internet Tercepat! Ada Indonesia Tidak?08 Jan 2020, 21:30 WIB
YouTube Play Button Palsu Dijual Online, ini Tindakan E-Commerce07 Jan 2020, 23:39 WIB
Siap Hadir, ini Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S20!06 Jan 2020, 23:30 WIB
Berubah Gaya! Ini Wujud Samsung Galaxy Fold 204 Jan 2020, 20:00 WIB